Pada suatu malam
saat rindu menerpa
kudongakkan kepalaku
terlihat langit gelap
tiada sinaran.
Kucari sinar itu
namun
tidak kulihat bulan
tidak kulihat bintang
segala-galanya kelam
terasa kehilangan.
Aku bertanya pada diriku
adakah aku seperti
langit pada malam hari
yang gelap tanpa sinaran?
Ketika itu
terkenangku kembali
saat kita bersama
mengharungi suka duka
menempuh dugaan dunia.
Tersentuh hatiku dengan kesabaranmu
yang terus membimbingku
mencurahkan kasih sayang
dan mengembalikanku ke pangkal jalan
sewaktu aku sesat mencari siratulmustakim.
Kini
segalanya hanya tinggal
memori indah waktu bersamamu.
Aku memandang langit gelap
mencari sinar bulan dan bintang
namun hatiku hampa
kerana aku tahu
aku akan terus merindu
tidak akan terubat
tanpa kasihmu ibu.
Aku rindu kasihmu ibu...
Disiarkan di:
ANTOLOGI PUISI DAN CERPEN
LAMBAIAN TELUK
Penyelenggara:
RUSDI AWANG, NOORZANANI HAJI KATA, OTHMAN MAHALI
Terbitan:
Dewan Bahasa dan Pustaka Cawangan Sabah 2008
