Karya: N Athirah
Malam ini, seperti malam kelmarinhujan turun dengan lebatnyamenggambarkan kesedihan hatidisertakan deraian air mata.
Sampai bilakah tangisan ini berlangsung…?Kerana penawar kedukaan belum kutemui.
Akankah turun hujan di malam yang lainmeragut kegembiraan di wajahkukerana,di saat ini hatiku masih berduka.
Malam ini, seperti malam-malam kelmarinhujan turun dengan lebatnyamelambangkan deraian air mata hati.
Sampai kapankah…?Aku terus-terusan bersedih.Sampai kapankah...?Aku perlu bertahan.Sampai kapankah...?Kesakitan ini perlu kualami.Sampai kapankah...?Segala tanda tanya ini bersarang.
Sungguhku tiada mampu bertahandalam kegelapan malammengenang kisah-kisah silammeruntun seluruh jiwa raga.
Tiap detik dan langkahkudirimu mengisi ruang matakudalam ketenangan tidurkuseringkali kau hadir menghiasi mimpikutatkala jiwaku merindukaulah yang bertakhta di ingatanku.
Dalam kerendahan hatibeserta kekurangan diritanpa ada kelebihan pada pandanganmunamun hati ini tetap merindumenanti kasih darimumenunggu kehadiran cintamudalam keheningan jiwa merindu.
Wednesday, February 23, 2011
PENANTIAN
Labels:
Puisi
Subscribe to:
Posts (Atom)
